Postingan

Review Telat #4: [Game] 育てて日本人形 / Sodatete Nihon Ningyo (Japanese Doll)

Gambar
Boneka Terkutuk yang Sayang Orang Tuanya Tau Tamagocchi? Tau Pou? Sekarang bayangin kalo pou itu boneka yang sengaja atau ngga lo pungut dan lo kasih nyawa yang sekarang udah janji bakal terus bersama-sama sama lo. Lucu, ya? Sampe lo sadar kalo ternyata boneka yang lo pungut itu dikutuk dan kutukan itu bisa ngebunuh lo. Ya, lebih kurangnya begitulah game yang diterjemahin jadi Japanese Doll  di PlayStore  ini. Game android ini lagi ngetren-ngetrennya di sosmed, karna katanya, game ini terkutuk. Emang ada unsur horror di game ini sih. Tapi, terkutuk? Meh. Ngga lah. Kalo iya, gak mungkin rating game ini sampe 4.3 dari 5 bintang (terakhir gue liat) begitu. Dan game nya sendiri juga surprisingly  sebenernya  story-based . Tapi, karna mayoritas pemainnya bukan Japanese  dan/atau gak ngerti bahasa Jepang, jadi, dikit yang paham apa sebenernya di balik game ini. Dan game ini punya 4 ending . 3 di antaranya bisa diakses lewat pilihan yang muncul di pertengahan ga...

Review Telat #3: [Anime] Death Parade Eps. 12 [Finale]

Gambar
「スーサイド・ツアー」 Juri Rasa Manusia BEST ANIME SERIES THIS SEASON!! FIXED!! Dan dari episode 1 gue udah nebak bakal ngeliat satu hal itu di akhir serial ini. Pasti! Dan hal itu adalah  Decim senyum . Review secara keseluruhan anime ini dulu deh (Gue berusaha biar gak keliatan  over-excited ). Opening sequence, lagu opening-nya, Ending sequence,  lagu endingnya, plotnya, karakternya, perkembangan karakternya, semuanya punya nilai A. To be expected,  sih dari produksi MADHOUSE. Episode 1 sampe 12 ini, gak ada satu pun yang ngecewain gue. Semua mainin perasaan dan ekspektasi gue. Dan semuanya lulus atau bahkan lebih dari harapan gue. Gak ada minus sama sekali. Ini berlian diantara lautan arang dan batu-batuan di dunia anime. Death Parade Fix jadi nomor 1 dari Top 5 Anime di musim ini buat gue. Dan nomor kesekian dari Top 10 Anime  of all time gue. Elemennya, semuanya perfect.  Dan finale  kaya gini pun memuaskan dan bisa gue terima. Meski, ya... gue ...

Review Telat #2: [Anime] Log Horizon 2 Eps. 24

Gambar
「常蛾の眠り」 Tembok 30 Detik Di saat kita sangat memerlukan sesuatu, terkadang sesuatu itu justru semakin sulit untuk didapatkan. Terutama kalau sesuatu itu adalah memakai antena gedung siaran di Shibuya untuk berkomunikasi dengan Travelers  di bulan. Rahasia  Elder Tale makin terkuak abis datengnya penjelasan dari Roe2. Meskipun, ya, bahkan Roe2 sendiri gak terlalu ngerti dan gak ngerti cara jelasinnya ke Shiroe sama para Adventurer  lainnya. Yang Roe2 tekenin dalem suratnya juga cuma tentang  Beta Server  di bulan yang jadi tempat tinggal para Traveler. Dan kemungkinan dengan cara begitu Adventurer bisa pulang ke dunia nyata. Dan Shiroe yang dibebanin tanggung jawab ini. Atau seenggaknya dia ngerasa terbebani sama persoalan ini. Di mana sebagian besar Adventurer makin bosen, gak tahan sama Elder Tale, dan mau pulang ke dunia nyata. Dan belom masalah ini selesai, muncul lagi masalah lain. Nah, makin mumet, kan, kepalanya Shiroe.

Review Telat #1: [Anime] Death Parade Eps. 11

「メメント・モリ」 Apa Bedanya!? Paragraf pertama ini gak penting. Bisa silahkan lanjut baca paragraf kedua buat review anime-nya. "Woy! Apa-apaan nih? Kok tiba-tiba nge-review anime gini? Dari episode 11 pula." Ehem... yea... berhubung blog ini makin sepi pengunjung dan makin sepi postingan, gue putusin buat bikin series baru buat blog ini selain cerpen sama journal, "Late Review"*. Kenapa "Late"? Karna gue nonton anime,baca manga, baca buku nunggu yang udah diterjemah ke Indonesia. Terutama anime. Kalo ditanya "kenapa" lagi, ya... just a matter of   personal preferences . Yah, harusnya emang gue mulai dari episode 1 review nya dan maunya sih juga begitu, tapi since  ini blog pribadi gue dan gak ada pihak luar yang nyuruh-nyuruh, badan males ini baru mau gerak sekarang. Dan untuk kali ini, penggeraknya adalah episode 11 anime paling favorit gue musim ini, Death Parade .

reWRITE [Epilogue]

<< Sebelumnya Epilogue

reWRITE [Part 7]

<< Sebelumnya “’ Kematian harus dibayar dengan kematian lainnya’ , iya, kan? Aku rela mati demi kebahagiaanmu.” “Tidak! Tidak, aku-... aku tidak mungkin bahagia tanpamu!” “Kau berhasil memutar waktu hanya untuk ini, kan? Dan jika memang akulah bayarannya, aku akan menerimanya. Karna aku sayang kamu, Winar.” Winar sangat tidak sanggup melihat kepergian calon istrinya yang ia sayangi itu. Di saat Winar mencoba menahan air matanya yang mengalir deras di pipinya, wanita itu berkata kepada Winar, “Berjanjilah padaku, Winar. Jagalah ibumu baik-baik. Karna itu yang menjadi alasanmu untuk memulai ini semua. Dan jangan sesali kepergianku. Ya?” Senyumnya.

Toki no Kami [Short Version]

Muto Tokio adalah seorang pria muda yang imajinatif. Pandangannya terhadap dunia berbeda dengan orang pada umumnya. Angan-angan yang menghantui pikirannya juga terbilang tidak wajar di telinga orang jika diutarakan dengan keras olehnya. Suatu pagi dalam perjalanan ke sekolahnya, Muto yang sedang melamun tanpa sadar mengutarakan keinginannya untuk bisa menghentikan waktu. Dan di saat yang bersamaan, suatu zat tak terlihat mendengar keinginannya dan tersenyum sambil tertawa kecil.